KANDANGAN – Sebanyak 20 pelajar dari SMKN 1 Kandangan dan SMKN 2 Kandangan mengikuti Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (10/6/2026).
Kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas tidak hanya dibangun saat menangani pelanggaran atau mengawasi tahapan pemilu. Kepercayaan itu juga lahir dari kesiapan sumber daya manusia yang bekerja di balik layar.
Bagaimana masyarakat bisa ikut menjaga kualitas demokrasi? Pertanyaan itu menjadi salah satu topik yang banyak dibahas saat 20 Finalis Utuh Aluh Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahun 2026 mengikuti audiensi dan pembelajaran pengawasan pemilu di Sekretariat Bawaslu HSS.
Generasi muda diproyeksikan menjadi kelompok pemilih terbesar pada Pemilu 2029. Karena itu, peningkatan pemahaman dan keterlibatan mereka dalam pengawasan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kualitas demokrasi sejak jauh sebelum hari pemungutan suara.
Di tengah percepatan transformasi digital dan arus informasi yang semakin cepat, semangat kebangkitan nasional dinilai perlu terus disesuaikan dengan tantangan zaman.