Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu HSS Hadiri Upacara Harkitnas dan Hari Lahir Pancasila, Perkuat Semangat Persatuan di Era Digital

Ketua Bawaslu HSS Hadiri Upacara Harkitnas dan Hari Lahir Pancasila, Perkuat Semangat Persatuan di Era Digital

Ketua Bawaslu HSS Hadiri Upacara Harkitnas dan Hari Lahir Pancasila, Perkuat Semangat Persatuan di Era Digital

Di tengah percepatan transformasi digital dan arus informasi yang semakin cepat, semangat kebangkitan nasional dinilai perlu terus disesuaikan dengan tantangan zaman. Nilai persatuan dan literasi digital menjadi bagian penting untuk menjaga kemajuan bangsa sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat.

KANDANGAN – Semangat kebangkitan nasional tidak hanya dimaknai sebagai mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya memperkuat kolaborasi, persatuan, dan kesiapan menghadapi tantangan era digital.

Hal tersebut mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Hulu Sungai Selatan, Selasa (2/6/2026). Ketua Bawaslu Hulu Sungai Selatan turut menghadiri kegiatan tersebut bersama unsur Forkopimda Hulu Sungai Selatan, Wakil Bupati HSS H. Suriani, Sekretaris Daerah H. Muhammad Noor, para kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN dan BUMD, camat, ASN, Purna Paskibraka, serta berbagai organisasi dan partai politik.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan daerah dalam satu momentum kebangsaan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bertindak sebagai pembina upacara, Bupati Hulu Sungai Selatan H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Vaida Hafid. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa semangat kebangkitan harus berjalan selaras dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi transformasi digital dan menjaga kedaulatan informasi nasional.

Mengusung tema *“Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”*, peringatan Harkitnas tahun ini menitikberatkan pada upaya melindungi generasi muda sekaligus memperkuat kemandirian bangsa di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

"Peringatan Harkitnas Tahun 2026 ini menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api 'Boedi Oetomo' dalam setiap lini kehidupan. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama," ujar H. Syafrudin Noor saat membacakan amanat.

Ia juga menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi fondasi yang kokoh dalam menyatukan keberagaman bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global. Nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga relevan dalam menghadapi perkembangan teknologi serta dinamika geopolitik dunia.

Menurutnya, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga tatanan dunia yang damai dan berkeadilan. Karena itu, komitmen terhadap persatuan harus terus diperkuat dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Bawaslu Hulu Sungai Selatan, semangat kebersamaan dan koordinasi yang terbangun melalui berbagai forum lintas lembaga menjadi modal penting dalam menjaga kualitas proses demokrasi. Keterlibatan berbagai unsur pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan merupakan bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik serta memastikan setiap proses pembangunan berjalan dengan baik dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, semangat persatuan, gotong royong, dan kolaborasi diharapkan terus tumbuh sebagai fondasi menghadapi berbagai tantangan masa depan.