Menjelang Iduladha, Bawaslu HSS Ingatkan Pentingnya Integritas dalam Pelayanan Publik
|
Kepercayaan publik tidak dibangun hanya saat tahapan pemilu berlangsung. Hal itu tumbuh dari cara sebuah lembaga menjaga disiplin, tanggung jawab, dan konsistensi kerja setiap hari.
Apel Pagi Senin di halaman Sekretariat Bawaslu Hulu Sungai Selatan, Senin (25/5/2026), dimanfaatkan sebagai ruang penguatan nilai tanggung jawab dan integritas dalam menjalankan tugas pengawasan serta pelayanan publik.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Hulu Sungai Selatan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), Kamaludin, mengajak seluruh jajaran menjadikan momentum menjelang Hari Raya Iduladha sebagai pengingat untuk memperkuat keikhlasan, kedisiplinan, dan komitmen dalam bekerja.
“Menjelang Hari Raya Iduladha, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat rasa tanggung jawab, menjaga integritas, dan bekerja dengan penuh keikhlasan demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tidak hadir secara instan, tetapi dibangun melalui konsistensi sikap dan kualitas kerja sehari-hari. Hal-hal sederhana seperti disiplin, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu tidak hanya hadir saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga terus menjaga kesiapan organisasi dan kualitas sumber daya manusia agar pengawasan dapat berjalan profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui apel pagi tersebut, Bawaslu Hulu Sungai Selatan juga menegaskan pentingnya budaya kerja yang akuntabel dan transparan. Sebab, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan dan proses pengawasan yang jelas, terbuka, serta dijalankan secara sungguh-sungguh.
Momentum menjelang Iduladha pun menjadi pengingat bahwa nilai pengorbanan dan keikhlasan tidak hanya relevan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga penting dalam menjalankan amanah pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi.