#6 Ngabuburit Pengawasan: Peran Pengawasan Pemilu Melahirkan Kepemimpinan yang Adil
|
Kandangan — Perspektif akademik mengenai peran pengawasan pemilu dalam melahirkan kepemimpinan yang adil dan bijaksana menjadi pokok pembahasan dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan edisi keenam yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu Hulu Sungai Selatan pada Jumat (13/03/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Pengawasan Pemilu dalam Perspektif Akademik: Tantangan dan Penguatan Demokrasi” tersebut menghadirkan Zaini, M.Pd.I selaku akademisi sebagai narasumber dalam diskusi santai menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam pengantarnya, Anggota Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Selatan Henry menyampaikan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang telah dilaksanakan sebanyak enam kali ini menghadirkan berbagai narasumber dari latar belakang yang berbeda. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas semata, tetapi mampu menghadirkan pelajaran dan hikmah untuk memperkuat niat dalam menjalankan tugas pengawasan di Bawaslu.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Selatan Hasnan Fauzan mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa meluruskan niat dalam menjalankan tugas di lembaga. Ia menekankan bahwa Bawaslu sebagai lembaga yang telah menjadi tempat pengabdian patut disyukuri melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan.
“Apabila kita bekerja dengan niat yang ikhlas, maka setiap tugas yang dijalankan tidak hanya menjadi kewajiban pekerjaan, tetapi juga bernilai ibadah dan membawa keberkahan,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Zaini menjelaskan bahwa setiap orang memiliki profesi dan peran yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam konteks penyelenggaraan pemilu, pengawas pemilu memiliki peran penting dalam menjaga proses demokrasi agar mampu melahirkan kepemimpinan yang adil dan bijaksana.
Ia juga menambahkan bahwa dalam perspektif nilai-nilai keagamaan, setiap pekerjaan yang dijalankan dengan niat yang baik tidak hanya menghasilkan manfaat di dunia, tetapi juga menjadi bagian dari amal yang bernilai di hadapan Tuhan.