Integritas Kerja ASN Jadi Fondasi Kepercayaan Publik terhadap Pengawasan Pemilu
|
Kepercayaan publik terhadap pemilu tidak hanya dibangun saat hari pemungutan suara. Kualitas demokrasi juga ditentukan dari bagaimana aparatur bekerja setiap hari—mulai dari disiplin, kesiapan, hingga kemampuan merespons persoalan dengan cepat dan tepat.
Hal itu menjadi penekanan dalam Apel Pagi Senin di lingkungan Sekretariat Bawaslu Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (18/5/2026).
---Budaya kerja yang profesional dan responsif menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu. Di tengah tahapan demokrasi yang berjalan panjang dan dinamis, kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor yang menentukan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu.
Melalui Apel Pagi Senin yang dilaksanakan di Halaman Sekretariat Bawaslu HSS, Anggota Bawaslu HSS Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa(P3S), Kamaludin, mengingatkan pentingnya semangat belajar dan kesiapan ASN dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, budaya kerja ASN BerAKHLAK tidak cukup dipahami sebagai slogan, tetapi harus diterapkan dalam kebiasaan kerja sehari-hari, terutama dalam membangun komunikasi dan tanggung jawab terhadap pekerjaan.
“Kita harus tetap semangat belajar dan terus meningkatkan diri. Apabila ada masalah langsung koordinasikan dengan pimpinan, dan selalu siap apabila ada kegiatan di luar jam kerja yang diperlukan kantor,” ujar Kamaludin.
Pesan tersebut menegaskan bahwa pengawasan pemilu membutuhkan aparatur yang adaptif dan responsif terhadap situasi di lapangan. Koordinasi yang cepat dinilai penting untuk mencegah kesalahan penanganan maupun keterlambatan respons terhadap persoalan yang muncul selama proses pengawasan.
Dalam konteks pengawasan demokrasi, kualitas proses sangat menentukan kualitas hasil. Ketika aparatur bekerja dengan integritas, disiplin, dan tanggung jawab, maka pelayanan publik serta pengawasan yang dilakukan juga akan lebih dipercaya masyarakat.
Karena itu, penguatan budaya kerja ASN menjadi bagian dari upaya menjaga integritas pemilu sejak dini. Tidak hanya memastikan tugas berjalan administratif, tetapi juga memastikan setiap proses pengawasan dilakukan secara profesional demi melindungi hak pilih masyarakat.
---Bawaslu HSS menekankan budaya kerja ASN BerAKHLAK sebagai fondasi menjaga kualitas pengawasan dan kepercayaan publik terhadap pemilu.