Bawaslu HSS Dukung Penguatan Mutu Pendidikan di IAI Darul Ulum Kandangan
|
Kandangan, 03 Oktober 2026 — Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Selatan menghadiri pelaksanaan Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Institusi Institut Agama Islam (IAI) Darul Ulum Kandangan, Sabtu (03/10/2026), bertempat di lingkungan IAI Darul Ulum Kandangan.
Kehadiran Bawaslu HSS dalam agenda tersebut merupakan bentuk partisipasi sebagai salah satu stakeholders eksternal dalam memberikan masukan terkait capaian institusi dan program studi, khususnya dalam konteks hubungan dan kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat serta lingkungan kelembagaan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Agenda konfirmasi stakeholders eksternal menjadi bagian dari proses asesmen untuk memperoleh harapan, kepuasan, serta masukan dari pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dengan institusi. Dalam beberapa pelaksanaan asesmen lapangan sebelumnya, IAI Darul Ulum Kandangan juga menjalankan proses verifikasi dan konfirmasi sebagai bagian dari upaya penjaminan mutu pendidikan.
Kehadiran Bawaslu HSS juga memiliki keterkaitan tersendiri dengan IAI Darul Ulum Kandangan. Ketua Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hasnan Fauzan, diketahui pernah menjadi dosen pengajar di IAI Darul Ulum Kandangan. Selain itu, terdapat sejumlah sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu HSS yang merupakan lulusan perguruan tinggi tersebut.
Berdasarkan data yang disampaikan, saat ini terdapat tiga orang staf PPPK dan tiga orang staf pendukung Bawaslu HSS yang merupakan lulusan IAI Darul Ulum Kandangan. Alumni IAI Darul Ulum Kandangan juga turut berkontribusi sebagai penyelenggara pemilu ad hoc di jajaran Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Keterhubungan tersebut menunjukkan adanya relasi antara dunia pendidikan tinggi dengan pengembangan sumber daya manusia yang kemudian berkontribusi dalam pelayanan publik dan penyelenggaraan pengawasan pemilu di daerah.
Partisipasi Bawaslu HSS dalam asesmen lapangan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses peningkatan mutu pendidikan tinggi sekaligus memperkuat hubungan antara institusi pendidikan, lembaga publik, dan masyarakat. IAI Darul Ulum Kandangan sendiri menempatkan pengembangan sumber daya manusia, nilai keislaman, kebangsaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi sebagai bagian dari arah pengembangan institusinya.